Apa itu sensory overload dan cara menenangkannya

Pernahkah si kecil tiba-tiba menangis kencang di tempat ramai, menutup telinga saat ada suara keras, atau menolak keras disentuh kain tertentu? Ini bisa jadi tanda sensory overload — kondisi ketika otak anak menerima terlalu banyak rangsangan sensorik sekaligus dan kewalahan memprosesnya.
Mengapa ini terjadi?
Sistem saraf anak yang masih berkembang belum selalu mampu menyaring dan memprioritaskan rangsangan dari lingkungan. Suara keramaian, tekstur pakaian, cahaya terang, atau banyak orang di sekitarnya bisa terasa seperti 'badai' di dalam kepala mereka. Ini bukan berarti anak nakal atau manja — ini adalah cara otak mereka bekerja.
Ketika anak tampak 'lebay' bereaksi terhadap hal kecil, mungkin bagi mereka itu terasa sangat besar. Respons empati lebih efektif daripada larangan.
Langkah menenangkan yang bisa Anda lakukan
Saat anak mulai kewalahan, pindahkan ia ke tempat yang lebih tenang dan kurangi stimulasi. Bicara dengan suara pelan dan tenang. Tawarkan pelukan atau tekanan dalam (deep pressure) jika anak menerimanya — seperti memeluk erat atau menekan bahu perlahan. Hindari memaksa anak untuk 'kuat' menghadapi pemicunya.
Jika sensory overload terjadi sering dan mengganggu aktivitas sehari-hari, asesmen sensorik oleh terapis kami bisa membantu memetakan pemicu spesifik dan menyusun strategi pengelolaan yang tepat.


