Omah PinterOmah Pinter
Terapi Wicara

Bermain sambil belajar: permainan untuk artikulasi

S
Sinta Maharani, S.Tr.Wk
16 Juni 2026 · 5 mnt baca
Bermain sambil belajar: permainan untuk artikulasi

Salah satu tantangan terbesar dalam terapi wicara adalah membuat anak mau berlatih. Kuncinya: jadikan latihan sebagai permainan. Saat anak bermain dengan gembira, otak mereka dalam kondisi paling reseptif untuk belajar pola bunyi baru.

Permainan favorit para terapis kami

Tiup gelembung sabun sambil mengucapkan 'puh-puh-puh' melatih bunyi bilabial. Bermain 'bisik berantai' melatih pendengaran dan pengulangan kata. Boneka tangan yang 'berbisik ke telinga' membuat anak antusias mengucapkan kata demi kata. Permainan menemukan benda di kantung misterius sambil menyebutkan namanya juga sangat disukai anak usia 2–4 tahun.

Ketika anak tertawa dan bermain, mereka belajar tanpa merasa sedang belajar. Itulah kondisi terbaik untuk perkembangan bahasa.

Tips untuk orang tua di rumah

Lakukan satu permainan per hari selama 10–15 menit — konsistensi lebih penting dari durasi. Jangan koreksi pengucapan langsung; sebaiknya modelkan bunyi yang benar dengan alami dalam kalimat berikutnya.

Terapis wicara Omah Pinter juga bisa merekomendasikan permainan spesifik sesuai bunyi yang sedang dilatih anak Anda dalam sesi konsultasi.

Bagikan:
📅 Booking Konsultasi

Artikel terkait