Omah PinterOmah Pinter
Sensori & Motorik

Latihan motorik halus untuk persiapan menulis

L
Lestari Wijaya, S.Psi
2 Juni 2026 · 5 mnt baca
Latihan motorik halus untuk persiapan menulis

Sebelum anak bisa memegang pensil dengan benar dan membentuk huruf, ada serangkaian kemampuan motorik halus yang perlu berkembang terlebih dahulu. Banyak orang tua terburu-buru mengajarkan menulis, padahal fondasi fisiknya belum siap — ini yang sering menyebabkan tulisan berantakan dan anak frustrasi.

Kemampuan yang perlu dibangun lebih dulu

Kekuatan genggam dan cubitan jari (untuk memegang pensil), koordinasi dua tangan bekerja bersama, kontrol tekanan jari, dan kesadaran spasial di kertas adalah prasyarat menulis yang sering terlewat. Semua ini bisa dilatih jauh sebelum anak masuk sekolah.

Anak yang tangannya sudah kuat dan terampil akan jauh lebih mudah belajar menulis. Investasikan waktu bermain sebelum buku tulis.

Aktivitas favorit untuk motorik halus

Meremas dan membentuk playdough atau tanah liat melatih kekuatan jari. Menjumput biji-bijian kecil dengan pinset atau jari melatih koordinasi. Menggunting pola sederhana melatih kontrol gerakan. Melukis dengan jari atau kuas melatih tekanan. Bermain manik-manik atau memasukkan koin ke celengan melatih koordinasi mata-tangan.

Lakukan aktivitas ini 15–20 menit setiap hari dalam suasana bermain yang menyenangkan. Jika Anda melihat anak kesulitan memegang alat tulis atau menghindari aktivitas tangan, evaluasi oleh terapis okupasi dapat memberikan program latihan yang lebih terarah.

Bagikan:
📅 Booking Konsultasi

Artikel terkait